Banyu Biru: Kita Harus Jadi "Agen Perajut" di Masyarakat yang Terkotak-kotakkan

Recomended


JAKARTA - Kreativitas Komunitas Banteng Muda (KBM) besutan tokoh muda Banyu Biru Djarot seakan tak ada habis-habisnya.

Kali ini bersama relawan KBM, mereka memproduksi video clip #FilosofiKotakKotak yang mencoba memberi jawaban atas solusi perpecahan yang sangat rawan mengancam pada sesama anak bangsa belakangan ini.
"Kadang kita sebagai manusia dalam melihat permasalahan dan perbedaan itu sering mengkotak-kotakan, suka memisah-misahkan, suka mengidentifikasi diri menjadi per kelompok. Atau bahkan tanpa disadari, kita sendiripun terkotakkan. Nah, makanya harus ngerti apa itu Filosofi Kotak Kotak," ujar Banyu Biru saat ditemui di sela-sela syuting di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/2017) malam.

Banyu merasakan pilkada serentak yang akan digelar 15 Februari mendatang menaikkan suhu politik tidak hanya di DKI Jakarta tapi menjalar ke berbagai wilayah yang akan menggelar pilkada.

Seharian bahkan hingga malam ini, relawan dari Sahabat Djarot, Komunitas Banteng Muda, Banteng Muda Indonesia ikut terlibat dalam pembuatan video clip itu.

Di sebuah studio di Kemang Utara, mereka syuting video clip beramai-ramai dan mencoba mengartikan Filosofi Kotak Kotak dalam sebuah video clip.

“Semua yang terlibat pada berani cuek akting, bahkan teman-teman bule juga ada. Prosesnya dipenuhi improvisasi dan pesan serius dibungkus dengan fresh, fun muda. Ini formulasi ampuh bagi saya di era medsos ,” jelas Banyu.

Dia menambahkan kampanye kreatif ini dirasa efektif karena dibuat fresh, fun dan edukatif. Suasana terlihat cair penuh canda namun pesan yang disampaikan itu ternyata memiliki pesan yang mendalam.

“Kita semua bersemangat, karena kita tahu ini untuk merajut persatuan dan kompaknya kaum pemuda. Ketika seluruh kotak-kotak itu terjahit menyatu oleh suatu kekuatan baik itu cinta dan kemanusiaan, maka jadilah dan terpadukanlah kita semua di baju ini. Dan ukurannya saya yakin pas di badan, yah istilahnya ini 'baju' itu made in Indonesia, by Indonesian, for Indonesian gitulah,” ujarnya sambil berseloroh namun serius.

Oleh karena itu, KBM meminta pemuda Indonesia mau menjadi kekuatan perajut kotak-kotak ini.

“Jadilah kita Indonesia. Mari lawan intoleransi, jadi agen toleran, jadi agen perajut persatuan," imbau Banyu.

Menutup penjelasannya, Banyu Biru mengatakan lusa video clip #FilosofiKotakKotak akan bisa ditonton publik.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Banyu Biru: Kita Harus Jadi "Agen Perajut" di Masyarakat yang Terkotak-kotakkan"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?