Kasus Ahok, Din Syamsuddin: Jangan Bangkitkan Macan Tidur

Recomended


inspirasisolusi.com - Ketua Dewan Pertimbangan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Din Syamsudin berharap masyarakat tak menyulut persoalan dari persidangan Basuki Tjahja Purnama yang mencecar Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin. "Tapi kami mohon pada pihak lain, jangan cari masalah, jangan bangkitkan macan tidur," kata mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Jumat 3 Februari 2017.

Din mengatakan pangkal masalah kondisi Indonesia terkini adalah kejadian pidato Gubernur DKI non-aktif Basuki Tjahaja Purnama di Kepulauan Seribu. Kejadian ini menimbulkan reaksi yang ditandingi dengan reaksi balik. "Pada akhirnya itu kuat-kuatan, itu akan memporak-porandakan masyarakat," kata Din.

Din menambahkan apa yang terjadi dalam persidangan Ahok kemarin, bisa menimbulkan reaksi yang besar. Namun bisa diatasi berkat pemuka agama Islam yang bisa menjaga ketenangan dan kedamaian. Solusinya pun sudah ditempuh melalui penegakan hukum. Langkah ini menurutnya adalah cara beradab menghindari kebiadaban, namun penegakan hukum juga harus berkeadilan.

Menurut Din, hukum harus ditegakan tanpa pandang bulu dan harus berkeadilan. Dia mencontohkan kasus pelecehan bendera merah putih beberapa waktu lalu, di mana ada satu orang diperiksa padahal ada banyak orang lain melakukan hal yang sama.

Mantan Ketua Umum MUI ini merasa hal tersebut bentuk ketidakadilan. Dia merasa pemerintah harus bisa menciptakan keadilan untuk semua masyarakat, seperti yang tertulis di sila kelima. "Tugas kita adalah menunaikan sila kelima," ujar Din.

Din mengajak masyarakat kembali menyadari bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan majemuk. Sehingga hidup dalam kedamaian sebagai bangsa adalah syarat dari keberlangsungan di masa depan.

Pidato Gubernur DKI non-aktif Basuki Tjahaja Purnama yang dimaksud Din, adalah saat Basuki melakukan kunjungan kerja di Pulau Pramuka beberapa waktu silam. Di sana Basuki sempat menyinggung soal isi surat Al Maidah ayat 51.

Video pidato tersebut diunggah oleh Buni Yani, yang kemudian menimbulkan reaksi besar di kalangan umat Islam. Kemudian juga timbul aksi besar di 4 November dan 2 Desember tahun lalu, menuntut penegakan hukum terhadap Basuki. (tempo)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kasus Ahok, Din Syamsuddin: Jangan Bangkitkan Macan Tidur"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?