Pengacara Ahok akui bukti percakapan SBY-Ma'ruf Amin belum tentu ada

Recomended


inspirasisolusi.com - Anggota tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Tommy Sihotang, menyebutkan alat bukti percakapan antara mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin belum tentu ada dan dimiliki tim pengacara.

"Yang sering beracara di pengadilan pasti tahu, sering ada dinamika di persidangan itu menampilkan sesuatu yang katakan lah belum tentu ada, katakan lah tidak seperti itu, disampaikan kepada saksi untuk memancing reaksi saksi, bisa saja," ungkap Tommy pada diskusi akhir pekan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, hari ini.

Penyadapan terhadap SBY terungkap setelah Ahok bersama tim pengacaranya mengklaim memiliki bukti kuat antara SBY dengan Ma'ruf untuk mencari kebenaran di tengah persidangan penistaan agama, Selasa lalu.

Keesokan harinya, SBY langsung menggelar konferensi pers untuk menyatakan sikap keberatannya, karena mengaku privasinya sebagai mantan presiden telah diinjak-injak pihak tak bertanggung jawab dengan penyadapan.

Namun, Tommy menekankan alat bukti yang dimiliki tim pengacara belum tentu hasil penyadapan, meski diketahui pada sidang tersebut anggota tim pengacara Ahok, Humprhrey R. Djemat dengan rinci menyebutkan bahwa pembicaraan SBY dengan Ma'ruf berlangsung tanggal 6 Oktober 2016 pada jam 10.16 WIB, dengan topik pembicaraan soal pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni ke PBNU dan permintaan SBY agar MUI segera menerbitkan fatwa penistaan agama.

"Tapi apakah itu bisa disebut sebagai penyadapan? Kami memiliki bukti tapi tentu tidak etis untuk kami keluarkan di sini sebelum kami berikan ke majelis hakim," ungkap Tommy. (rimanews)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengacara Ahok akui bukti percakapan SBY-Ma'ruf Amin belum tentu ada"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?