RIZIEK SYIHAB, ehem…

Recomended


Pak Riziek Syihab, kan sudah ane bilangin, segeralah “hijrah” atau “move on”, “Pak Riziek dan FPI, Indonesia sepertinya sudah semakin berat dan penat, mungkin sudah waktunya kalian hijrah atau Move-on, cobalah dengan peran berbeda atau berjuang dengan cara lain. Insya Allah, Tuhan bersama bapak-bapak semua”.  Bisa dibaca di  sini
Rubahlah cara berjuang, Baca di sini. mungkin akan lebih baik kalau berjihad untuk membantu upaya swasembada pangan terutama gula, cabai dan daging, pisang tidak usah.
Sekarang ente ditetapkan tersangka kasus dugaan penodaan pancasila, repot kan? tersangka itu artinya selangkah lagi jadi terdakwa itu repot sekali pak. Capek bolak-balik, bisa-bisa tidak balik-balik kayak Bang Toyyib. Itu baru satu kasus, bagaimana dengan kasus-kasus lainnya ente juga jadi tersangka? Ente bisa mati di jalan. Jujur saya sangat sedih pak, sedih banget-bangetan.

Bagaimana tidak sedih, ternyata ente jadi repot gara-gara perempuan. Iya perempuan bernama Sukmawati Soekarnoputri. Seandainya Bu Sukma tidak melaporkan ente, mungkin ente belum menyandang status tersangka. Terima kasih Bu Sukma.

Sudah banyak contoh orang terkenal dan dihormati, tiba-tiba “jatuh” dan “tenggelam” . Misalnya Abdullah Gymnastiar (aa gym) sangat terkenal, penceramah hebat, diundang kemana-mana, dulu tidak suka ikut demonstrasi, adem, tiba-tiba kehilangan polularitas gara-gara polygami. Padahal tidak haram laki-laki punya isteri lebih dari satu, pernikahannya syah, tidak ada Undang-Undang yang dilanggar, tapi tetap saja kehilangan pamor.

Lihatlah usaha aa Gym mendongkrak popularitasnya, ikutan Aksi Damai Bela Islam, ceramah di Kepulauan Seribu, Sigap dan langsung bereaksi menyampaikan simpati ke KH. Ma’ruf Amin, tapi sepertinya tidak berhasil. Kalau aa Gym saja yang tidak melanggar hukum begitu sulit mengembalikan popularitasnya, apalagi ente yang diduga melakukan tindakan tidak terpuji menodai simbol negara Pancasila.

Seharusnya ente sudah mulai berfikir ketika seorang murid Sekolah Dasar (SD) salah menyebut ikan tongkol, ternyata itu isyarat alam bahwa tongkol bisa jadi urusan. Kalau tongkol sudah jadi urusan, air lautpun terasa semanis madu.

Kalu madu itu palsu pasti aman dibawah pulang, tapi kalau madu asli dibawah pulang ke rumah, silahkan dihitung berapa piring yang pecah, bahkan bisa pecah Perang Dunia kelima, padahal perang dunia ketiga saja tidak ada. Tapi kalau madu asli tidak dibawah pulang, bisa protes dan ribut. Eh,,, “madu kok bisa protes”, maksudnya kalau madu diterlantarkan, tabungnya bisa pecah dan luber kemana-mana. Akibatnya, orang pada tau ada madu yang tercecer.

Mungkin saat-saat seperti sekarang ini, ente sangat butuh ketenangan bathin, Kalau boleh, saya rekomendasikan ente mendengar lagu BCL “Cinta Sejati” dan lagu Virzha Husein (Virzha Idol) “aku lelakimu”. Dan untuk sementara waktu, hindari dulu main hape.

Maaf tidak bermaksud mentertawakan siapa-siapa, tapi saya geli-geli membayangkan seandainya pak Riziek terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman penjara. Kalau tidak salah narapidana ada pakaian seragam ya? Tapi pak Riziek kan sudah berpengalaman dipenjara, mungkin tidak terlalu berat. Yang terasa berat mungkin sebab di “dalam” tidak boleh bawa hape, jadi tidak bisa chat Whatsapp dan tidak bisa juga dengar lagu Virzha Idol.

Sebuah cerita sebagai penutup

Seorang terpidana delapan bulan penjara gara-gara terbukti berbuat cabul sengan seorang perempuan yang bukan isterinya (kalau istri bukan cabul kali ye), setelah tiba hari baik, di satu pagi laki-laki tadi bebas setelah menjalani seluruh masa tahanan tanpa discount.

Sore masih di hari baik itu , mantan terpidana cabul itu kembali lagi ke Lapas menemui petugas untuk minta izin menginap di “dalam” satu malam lagi. setelah didesak petugas lapas, ternyata alasan mantan terpidana tadi minta tambahan waktu menginap di “dalam” gara-gara takut kalau pulang kerumah, takut digebuk isterinya pake Fanci.

Pak Riziek, daging yang ane maksud di awal artikel ini adalah Daging Sapi. Konsumsi dan permintaan daging dalam negeri sangat tinggi, termasuk untuk Pizza Hut.

Mumpung sekarang masih tersangka, belum terpidana (Semoga tidak), tidak salah kalau nikmatilah masa bebas, dan juga tidak salah kalau sesekali ajak isteri jajan Pizza Hut, tapi salah sekali kalau diam-diam makan Fitsa Hats.

Tapi, jangan senang dulu…

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "RIZIEK SYIHAB, ehem…"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?