SBY Turun Gunung Demi Agus, Bukan Melakukan Orasi, Ini Yang Dilakukan Pak Mantan

Recomended


Elektabilitas pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, semakin menurun. Hal ini bisa dilihat dari hasil survei dua lembaga survei Poltracking Indonesia dan Charta Politika. Jika Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa hasi survei elektabilitas Agus-Sylvi 25,75 persen, maka Charta Politika 25,9%. Hasil ini tidak lepas dari hasi debat kedua Pilkada DKI.

Menurunnya elektabilitas ini sudah wajar terjadi. Karena itulah Agus menghindar tampil di beberapa acara debat tidak resmi demi menjaga elektabilitasnya. Agus yang mendadak cagub ini belum paham dengan dunia politik dan masih minim sekali pengalaman di militer dengan pangkat terakhir Mayor. Belum lagi kasus yang menjerta pasangannya Syliana Murni. Ada 2 kasus yang sedang dijalaninya dan kedua kasus itu adalah kasus korupsi.
Meresponi hal tersebut, SBY sebagai sang mentor dan sebagai orang yang meyakini Agus masuk politik, sebagai ayah, meski secara mendadak, mulai turun gunung. Berbeda dengan Prabowo yang memang kelebihannya adalah berorasi, SBY melakukan cara lain dengan melakukan konsolidasi turun ke lapangan. Tahu Agus akan kesulitan melakukan konsolidasi kepada orang yang lebih tua dan sepuh, turun gunungnya SBY memberikan kekuatan baru.

Gebrakan pertama SBY tidak tanggung-tanggung adalah memberikan ceramah kepada para jemaah di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan. Dalam ceramahnya SBY menyampaikan bahwa umat Islam harus semakin bersatu. Dalam kesempatan itu, SBY juga meminta agar masyarakat menahan diri dengan tidak mudah terpengaruh berbagai berita-berita negatif yang tersebar di media sosial. Ketua Umum Partai Demokrat itu juga meminta masyarakat tidak menyebar segala berita bohong atau hoax.

“Jangan ikutan menyebarkan fitnah atau hoax. Mari kita perangi fitnah itu dengan kebenaran. Kebenaran itu abadi. keadilan juga abadi,”ucap SBY.

Entah apa maksud SBY, apakah ada kaitannya dengan dia merasa difitnah dan ada hoax yang disampaikan belakangan tentang dirinya?? Tetapi apapun itu, kehadirannya jelas bukan hanya ingin salat Jumat di Masjid Agung Al Azhar. SBY sedang ingin mengkonsolidasikan dukungan GNPF dan FPI kepada pasangan Agus-Sylvi. Seperti kita ketahui, Masjid Agung Al Azhar juga disebut sebagai markasnya FPI dan yang sealiran dengan mereka.



Itulah mengapa tidak heran, muncul gambar SBY dengan beberapa petinggi GNPF sedang makan di media sosial. Konsolidasi ini penting karena Anies sendiri sudah melakukan kunjungan ke markas FPI ini dan meraih elektabilitas yang akhirnya melampaui Agus. SBY harus merebut kembali dukungan ini sehingga suara FPIers kembali masuk ke agus-Sylvi.

Dalam kunjungannya ini, SBY tidak sendirian. SBY ditemani mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan hadir juga mantan Menpora Adhyaksa Dault.

SBY memang harus turun gunung. Usaha Agus sudah mentok dan menjelang debat ketiga ini dukungan atas Agus harus diamankan. Karena suara Agus cenderung turun setiap selesai debat. Usaha survei LSI menjaga agar persepsi masyarakat tetap tinggi pada Agus tidak akan mampu menyokong jika tidak ada kerja politik di lapangan. Bukan Agus yang bisa melakukan itu, melainkan Pepo.

Awal Februari ini akan menjadi hari-hari yang sibuk bagi Pepo untuk menyelamatkan karir politik anaknya, dan juga dirinya. Masuk putaran kedua adalah harga mati. Apalagi demi gol terakhir memajukan Agus sebagai capres 2019. Jika gagal di putaran pertama Pilkada DKI, maka sosok Agus tidak akan bisa dijual di Pilpres 2019.

Itulah makanya, kubu Agus akan mati-matian melakukan kerja politik. Melawan Ahok akan sangat sulit, maka yang bisa dilakukan adalah dengan merebut kembali massa yang disinyalir kini mendukung Anies karena buaian hentikan reklamasi. Buaian yang buktinya bisa menarik massa cukup tinggi dalam survei, tanpa mereka paham itu hanyalah bualan.

Kini, kita lihat apalagi yang akan dilakukan sang mantan. Setelah konpresnya berhasil mengalihkan isu Agus yang takut datang ke Mata Najwa dan memasang badan menjadi pergunjingan publik. Serta menyerang Ahok yang diduga melakukan penyadapan atas pertolongan Jokowi. Langkah berikutnya akan sangat menarik dinantikan. Mungkin SBY akan semakin sering melakukan kunjungan untuk menaikkan elektabilitas Agus-Sylvi.

Selamat turun gunung Pepo. Semoga kali ini kharisma dan pencitraan anda masih berfungsi. Setidaknya, menyelamatkan Agus masuk dalam putaran kedua Pilkada DKI.

Salam Turun Gunung.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SBY Turun Gunung Demi Agus, Bukan Melakukan Orasi, Ini Yang Dilakukan Pak Mantan"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?