Warga NU Tidak Mudah Diprovokasi

Recomended


inspirasisolusi.com - Rois Syuriah PB Nahdlatul Ulama KH Ahmad Ishomuddin menegaskan bahwa warga Nahdatul Ulama (NU) tidak mudah diprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mencari keuntungan dari situasi politik belakangan ini. Menurur Ishomuddin, warga sejak awal sudah mengerti bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, bukan menjadi pemecah belah bangsa.

"Warga NU pasti akan taat pada kyainya. Dan kyai NU itu merupakan kyai yang menjadi pemersatu, bukan saja untuk umat NU atau Islam, tetapi juga umat lain. Mereka selain religius, juga seorang nasionalis tulen. Warga NU pasti ikut kyainya dan tidak mudah terprovokasi," ujar Ishomuddin di Jakarta, Jumat (3/2).

Dia menilai ada upaya dari pihak tertentu untuk membenturkan warga NU dengan calon gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama alias Ahok. Upaya ini, katanya dengan memanfaatkan situasi politik yang terjadi di DKI Jakarta terutama terkiat persidangan Ahok ke-8 yang menghadirkan Ketua Umum MUI yang juga sekaligus Rois Aam PB NU KH Ma'ruf Amin.

"Ada orang politik yang memang mau memanfaatkan situasi, memanaskan situasi untuk tujuan politiknya. Tetapi, situasi yang panas itu, pasti cepat dinginnya karena warga NU tidak mudah diadu domba," tandas dia.

Apalagi, lanjutnya, Ahok sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Ma'ruf Amin dan Ma'ruf Amin sudah memaafkan Ahok. Sehingga situasinya menjadi kondusif lagi.

Menurut dia, wajar saja sebenarnya Ahok sebagai terdakwa mencari keadilan dengan mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dari saksi atau ahli di pengadilan.

"Dan informasi itu yang mereka inginkan dari Ma'ruf Amin yang hadir di persidangan Ahok yang mewakili MUI, bukan Rois Aam PB NU. Di situ sebenarnya benturannya, Ahok ingin mendapat informasi yang banyak dan detail, namun pendukung Ma'ruf Amin menilai Ahok dan timnya menyudutkan Ma'ruf Amin," jelas dia.

Lebih lanjut, Ishomuddin menilai situasi tersebut tidak bakal mempengaruhi atau menggerus elektabilitas Ahok. Menurut dia, orang sudah cerdas menilai dan membaca situasi yang ada.

"Apalagi warga DKI Jakarta, yang serdas dan sudah punya pilihan sejak awal. Mereka tidak akan terpengaruh oleh situasi tertentu saja," pungkas dia. (beritasatu)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Warga NU Tidak Mudah Diprovokasi"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?