"Saya Dipukuli Saat Menegur Pomal, Kenapa Mobilku Digembosi..."

Recomended


Gara-gara parkir di tepi jalan Satando, Makassar, Sulawesi Selatan, Salim Mamma mengaku menjadi korban pengeroyokan oknum anggota Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), Selasa (18/4/2017).

Akibatnya, Salim menderita luka memar dan goresan di wajahnya serta baju yang dikenakan robek. Korban sempat di larikan ke RS Akademis guna mendapatkan perawatan tim medis.

"Saya memang parkir di pinggir jalan depan Lantamal VI yang merupakan area umum. Saya sudah mau pindahkan mobil, malah anggota Pomal mengggembosi 4 ban mobil saya. Jadi bagaimana mau dipindahkan mobil kalau semua ban kempes," kata Salim yang merupakan Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel.

Korban mengatakan, selain dirinya, ada beberapa mobil pengunjung warkop yang parkir di daerah tersebut ikut digembosi oleh Pomal. Bahkan, ada beberapa anggota polisi yang dipukuli.

"Saya, dipukuli langsung saat saya menegur Pomal kenapa mobilku digembosi. Ada Wakasat Polair, AKBP Ismail Husain, Kasat Intel, Wakalpolsek juga kena bogem. Kenapa H Said, pengusaha dipukul juga karena mengatakan anak jendral," sebutnya.

Dia menyebutkan, kalau memang ada penertiban parkir, seharunya bukan TNI yang melakukan.

"Harusnya Dinas Perhubungan, DLLAJ dan aparat kepolisian. Di situ memang ada rambu larangan parkir, tapi bukan Dinas terkait yang memasang. TNI AL sendiri yang pasang. Kok bisanya TNI AL yang memasang rambu di tempat umum. Itu bukan area Lantamal VI Makassar," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Lantamal VI Makassar, Laksamana Pertama Yusuf dalam keterangan persnya membantah anggotanya melakukan pengeroyokan.

"Tidak ada anggota saya yang berpakaian dinas memukul, itu massa yang berpakaian preman. Tapi tetap akan kita usut dan tindak tegas jika ada anggota yang melakukan pengeroyokan," ucap Yusup.

Yusup mengaku, pihaknya sudah melakukan langkah persuasif sebelum penertiban. Pihaknya tidak memperbolehkan parkir sembarangan di depan markas Lantamal VI Makassar karena yang bisa mengakibatkan kemacetan. Terlebih lagi, banyak kendaraan parkir di tepi jalan di dekat pintu gerbang markas TNI AL.

"Kita sudah melaksanakan rapat bersama Camat, Kapolsek, Tokoh Masyarakat, Lurah. Dari hasil rapat itu, kita sepakat ditertibkan. Saat itu, ada 20 kendaraan ditertibkan karena parkir sembarang dan pengemudinya asyik minum kopi," tuturnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to ""Saya Dipukuli Saat Menegur Pomal, Kenapa Mobilku Digembosi...""

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?