Hasil Quick Count Sementara: AHOK - DJAROT 32,8%, ANIES - SANDI 67,2%

Recomended


LSI Denny JA merilis hasil sementara quick count Pilgub DKI Jakarta.

Hasilnya dari data masuk 0.29%, AHOK - DJAROT 32.8%, ANIES - SANDI 67.2%.


Sementara hasil Libang Kompas dari Suara Masuk 0.75% Ahok-Djarot 36.99% Anies-Sandi 63.01%.

Sebelumnya LSI Denny JA menyebut hasil exit poll memenangkan pasangan nomor urut 3 Anies Baswedan dan sandiaga Uno.

Hal ini disampaikan Denny JA melalui akun twitternya beberapa saat lalu.

Baca: Rencana Ahok Bersenang-senang Jika Kalah di Pilgub Jakarta, Bahkan Ditawari Gaji Sebanyak ini

“Versi Exit Poll LSI, Anies Sandi menang. Namun perlu diverifikasi lagi oleh Quick Count,” tulisnya.

Meski tak menyebut persentase hasil exit poll namun Denny JA tampak yakin Jakarta akan segera punya gubernur baru.

“Salam "Selamat datang gubernur baru Anies-Sandi," agaknya segera berkibar,” tulisnya lagi.

Namun demikian Denny JA mengaku data exit poll ini masih harus disesuaikan dengan data quick count.

Exit Poll adalah, hasil survei yang dilakukan dengan cara bertanya langsung kepada para pemilih usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Berbeda dengan quick count yang menjadikan suara TPS sebagai sampel, exit poll menjadikan pemilih yang baru keluar TPS sebagai respondennya.

Hal ini, tentunya kemungkinan bisa berbeda bisa juga sama dengan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan.

Exit poll lebih menargetkan data demografi pemilih.

Data demografi yang dicari biasanya adalah usia, agama, suku, gender, tingkat pendidikan, pendapatan, latar belakang pilihan partai politik, afiliasi ormas keagamaan dan lain-lain.

Aplikasi Pantau Perolehan Suara

Hari ini Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua berlangsung.

Selain menyumbangkan suara pada calon pilihannya, masyarakat tentu ingin memantau perolehan suara yang diperoleh masing-masing calon.

Perolehan tersebut antara lain dapat diketahui melalui hasil hitung cepat yang biasanya dimumkan oleh lembaga-lembaga survei.

Atau jika ingin lebih mudah, warga DKI juga bisa ikut memantau perolehan suara tersebut melalui sejumlah aplikasi.

Pantauan KompasTekno, sedikitnya ada tiga aplikasi Android yang bisa dipakai untuk memantau perolehan suara di tempat pemungutan suara (TPS) terdekat.

Berikut adalah aplikasi-aplikasi tersebut.

1. Kawal Pilkada

Aplikasi Kawal Pilkada ini dibuat oleh tim pengemban Code4Nation.

Pengguna Android bisa langsung mengunduhnya melalui tautan ini, sedangkan pengguna iOS melalui tautan ini.

Bila tak ingin memasang aplikasi, Anda juga bisa mengakses situsnya langsung melaui tautan ini. 

Aplikasi Kawal Pilkada di Google Play Store(screenshot)

Kawal Pilkada tersebut sebenarnya bukan inisiatif baru. Code4Nation telah membuatnya saat pemerintah menggelar Pilkada serentak 2015 di 269 daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Mereka kemudian memperbaruinya untuk digunakan dalam Pilkada 2017.

Code4Nation sendiri membuat Kawal Pilkada sebagai sebuah platform crowdsourcing atau beroperasi berdasarkan partisipasi publik.

Para pengguna aplikasi bisa mendaftar sebagai relawan yang bertugas memotret kertas C1 sebagai bukti laporan hasil Pilkada di TPS tertentu.

Data dari laporan tersebut nantinya akan dimasukkan ke penghitungan suara.

2. Quick Count Pilkada 2017

Aplikasi ini hanya menampilkan data hasil hitung cepat Pilkada 2017 dari berbagai daerah yang melaksanakannya.

Pilkada di DKI Jakarta adalah satu di antaranya, selain Bekasi, Banten, Lampung Barat, dan Tulang Bawang yang telah berlangsung. 

Aplikasi Quick Count Pilkada 2017 di Google Play Store(screenshot)

Sumbernya adalah perhitungan yang dilakukan oleh lembaga survei Rakata Institute dan akan ditampilkan secara real time.

Namun, aplikasi ini hanya bisa diunduh oleh pengguna sistem operasiAndroid. Anda bisa mengunduhnya melalui tautan berikut ini.

3. MataRakyat

Aplikasi buatan PT Intouch Innovate Indonesia ini mengkhususkan diri dalam pemantauan Pilkada 2017 di DKI Jakarta saja.

Cara kerjanya pun menggunakan metode crowdsourcing atau bergantung pada partisipasi publik. 

Pengguna aplikasi ini bisa mendaftarkan diri sebagai saksi elektronik terhadap perolehan suara.

Saksi tersebut mesti memasukkan nomor KTP mereka dan selanjutnya melaporkan hasil perolesah suara di TPS tertentu.

Selanjutnya, data itu akan diolah menjadi hasil perolehan suara bagi masing-masing calon.

MataRakyat bisa digunakan di perangkat bersistem operasi Androiddan iOS. Pengguna Android bisa mengunduhnya melalui tautan ini, sedangkan pengguna iOS melalui tautan ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hasil Quick Count Sementara: AHOK - DJAROT 32,8%, ANIES - SANDI 67,2%"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?