Ingin Ngetop, Pelantun 'Selamat Jalan Jupe' Lakukan Ini Demi Masuk TV

Recomended


Pengarang lagu 'Selamat Jalan Jupe', Supri atau Djalal ternyata memiliki keinginan terpendam.

Keinginan itu adalah menjadi artis yang dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"Keinginan dan harapan itu ingin jadi artis. Inginnya top,"kata Djalal saat berkunjung ke kantor redaksi TribunJatim.com, di Jalan Rungkut Industri, Surabaya, Jawa Timur, Senin (17/4/2017).

Bahkan, terkait adanya tudingan yang mengatakannya ingin populer melalui menumpang nama besar Julia Perez atau Jupe, Djalal pun membenarkannya.

Menurutnya, setiap penyanyi pasti ingin populer.

"Kalau anggapan numpang tenar saya kira itu tidak masalah. Saya jawab, setiap penyanyi itu pasti ingin populer,"ujar Djalal.

Bahkan, Djalal menantang untuk menanyakan kepada setiap penyanyi atau artis, tentang tujuan awal mereka meniti karir di bidang itu.

"Kalau ada penyanyi yang tidak ingin populer, saya ingin lihat orangnya,"kata Djalal.

Djalal mengungkapkan, dia sudah melakukan berbagai cara untuk bisa menjadi terkenal, dan memuluskan karirnya sebagai seorang artis atau seniman.

Misalnya, saat Djalal memijat hampir seluru kru yang ada di sebuah stasiun televisi baru-baru ini.

"Pernah seluruh kru saya pijitin hanya untuk bisa masuk televisi. Tapi tidak pernah kesampaian keinginan itu. Intinya sih tidak hanya untuk sekedar masuk televisi, tapi juga demi karir, karena kalau demi karir itu kita harus berjuang,"ucap Djalal.

Sebelumnya, nama Djalal menjadi perbincangan netizen karena lagu yang diciptakannya, yaitu 'Selamat Jalan Jupe'.

Lagu itu mendapat hujatan dari netizen karena dianggap mendoakan Jupe agar segera meninggal.

Padahal, menurut Djalal, dirinya sama sekali tidak ada niatan untuk mendoakan Jupe untuk segera meninggal.

"Saya justru mendoakan agar Tuhan itu menerima semua amal baiknya, dan mengampuni dosa-dosanya,"tutur Djalal.

Oleh karena itu, menurutnya banyak orang yang salah persepsi terkait lagu yang diciptakannya itu.

Ini Tujuan Sebenarnya Djalal Ciptakan Lagu 'Selamat Jalan Jupe'

Belakangan ini nama Supri atau yang biasa disapa Djalal Pijat menjadi bahan perbincangan publik.

Djalal menjadi buah bibir karena lagu yang diciptakannya, dan dinyanyikannya sendiri, 'Selamat Jalan Jupe'.

Lagu itu dianggap kontroversial karena dianggap mendoakan Jupe untuk segera meninggal, padahal saat ini Jupe masih hidup.

Terkait hal itu, Djalal pun angkat bicara.

Menurutnya, ia sama sekali tidak ada niatan untuk mendoakan Jupe untuk segera meninggal.

"Lagu itu kan ndak ada kalimat mendoakan, kan innalillahi itu artinya macam-macam. Misalnya saat tersandung, maka orang akan mengucapkan kalimat itu, karena artinya itu semua akan kembali kepada Allah,"ujar Djalal saat berkunjung ke kantor redaksi TribunJatim.com, Senin (17/4/2017).

Tidak hanya itu, menurutnya lagu justru mendoakan kebaikan untuk Jupe.

"Malah saya minta Jupe diampuni dan dimasukkan surga kalau bener2 berangkat,"ujar pria asal Kediri itu.

Selain itu, sebelum menciptakan lagu itu Djalal mengaku sering menonton tayangan infotainment di televisi.

"Nah, di televisi waktu itu ada dokter ada yang menyatakan usia Jupe tinggal enam bulan lagi, makanya saya buat lagu itu,"kata Djalal.

Sebelumnya, nama Djalal mencuat karena lagu yang dibuatnya berjudul 'Selamat Jalan Jupe'.

Lagu yang diunggah di Youtube itu dianggap kontroversial karena lirik yang ada di dalamnya.

Berikut ini adalah lirik lagu yang diciptakan oleh Djalal tersebut.

Innalillahi wa innalillahi rojiun

Innalillahi wa innalillahi rojiun

Ketulusanmu canda tawamu

Masih terbayang di dalam anganku

Kejujuranmu kepolosanmu

Makin tertanam di lubuk hatiku

Seakan aku tak percaya

Engkau telah meninggalkan aku

Seakan engkau masih ada

Tak kan pernah kehilangan kamu

Kasih sayangmu, kedermawananmu

Akan dikenang, oh sepanjang waktu

Lihat video ini:

(Tribun Jatim/Januar Adi Sagita)
sumber :tribunnews.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ingin Ngetop, Pelantun 'Selamat Jalan Jupe' Lakukan Ini Demi Masuk TV"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?