Investor Tunggu Kepastian Hasil Pilkada DKI Putaran Dua

Recomended


Investor masih menunggu gelaran Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, sebelum menggelontorkan dananya ke Indonesia. Para investor masih menunggu pemimpin DKI Jakarta berikutnya untuk membaca arah kebijakan.

"Salah satu faktor pilkada buat sentimen investor wait and see hasil Pilkada dulu. Kalau belum selesai, tidak ada kepastian arah, investor bingung juga pemimpin Jakarta berikutnya," tutur Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Bila kepastian sudah terjadi, investasi di sektor riil ke depan diperkirakan semakin bergairah. Hingga kuartal I-2017, investasi masih didominasi di sektor publik dan non bangunan.

"Khususnya investasi riil swasta kuartal satu belum semarak investasi, masih publik dan meskipun ada investasi itu juga non bangunan," kata Josua.

Pertumbuhan ekonomi dalam negeri juga diproyeksikan semakin baik pada kuartal berikutnya. Selain itu, dalam waktu dekat lembaga rating Standard and Poor's (S&P) akan merilis peringkat utang terbaru Indonesia yang juga berimbas terhadap sentimen investor.

"Kuartal II atau paling telat kuartal II recovery ekonomi dalam negeri lebih kelihatan. S&P rating menjadi momentum akhir April," tutur Josua.

Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih, mengungkapkan kondisi perekonomian dalam negeri akan lebih tenang setelah Pilkada DKI Jakarta putaran kedua usai. Hal ini juga perlu didukung dengan berjalannya pesta demokrasi ini secara damai.

"Setelah nyoblos selesai, enggak ada gangguan politik. Kalau ada kekhawatiran yang menang A, yang menang B sudah cukup dewasa," tutur Lana.


Ekonomi Masih Normal

Josua mengatakan, Aktivitas perekonomian Indonesia dari masih stabil, meski ada penyelenggaraan pesta demokrasi DKI Jakarta putaran kedua.

Jelang penutupan perdagangan sore kemarin, nilai tukar rupiah mengalami sedikit pelemahan dibandingkan dolar Amerika Serikat (AS). Namun pelemahan rupiah terjadi tidak terlalu dalam.

Di sisi lain, investor asing masih cukup yakin menggelontorkan dananya di pasar keuangan Indonesia. Bahkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore kemarin ditutup menguat 29,030 poin (0,52%) ke 5.606,517.

"Jadi sepanjang hari ini memang kita kalau kita lihat investor asing net buy, meskipun kita tahu IHSG menguat 0,52% meskipun rupiah melemah tapi di bawah 13.300-13.298. Year to date inflow (arus dana asing masuk) masih besar, baik di saham maupun obligasi pemerintah," kata Josua.

Josua menambahkan, kondisi ekonomi dalam negeri saat ini lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, salah satunya adalah ketegangan Korea Utara hingga negara Timur Tengah.

Bahkan ketidakpastian pun diperkirakan masih terjadi ke depan menjelang pemilu di Prancis yang nantinya melahirkan pemimpin dengan arah kebijakan yang baru.

"Kami lihat fokusnya masih dari Amerika Serikat dan juga lihat perkembangan politik di Eropa seperti Prancis," tutur Josua.

Dari dalam negeri sendiri, kondisi perekonomian bisa dibilang bergerak positif. Hal ini terlihat dari neraca perdagangan Maret 2017 mencapai US$ 1,23 miliar. Sementara secara kumulatif kuartal I-2017 (Januari-Maret), surplus tercatat mencapai US$ 3,93 miliar.

"Sebenarnya data ekonomi dalam negeri ini cenderung positif. BPS (Badan Pusat Statistik) mencatatkan surplus di kuartal satu masih surplus US$ 3,9 miliar dan kita tahu dengan pajak penerimaan pajak kuartal satu lebih bagus dibandingkan tahun lalu," kata Josua.

Lana menambahkan, dengan ditetapkannya Pilkada DKI Jakarta putaran kedua sebagai hari libur bisa mempengaruhi roda perekonomian nasional. Pasalnya, Jakarta menjadi motor penggerak ekonomi nasional, yang ikut berpengaruh karena kegiatan perdagangan dan perbankan terhenti sehari.

"Tentunya sih dalam konteks ini libur mengurangi potensi ekonomi. Jakarta pusat kegiatan ekonomi nasional 20% kegiatan ekonomi di sini. Kalau efek liburnya buat kegiatan ekonomi terganggu," jelas Lana. (wdl/wdl)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Investor Tunggu Kepastian Hasil Pilkada DKI Putaran Dua"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?