Peduli Ahok Berangkatkan Marbut ke Tanah Suci

Recomended


Meskipun bukan seorang muslim, kepedulian Basuki Tjahaja Purnama atau [Ahok ](/2148108 "")terhadap Islam cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan memberangkatkan umrah pengurus masjid atau marbut ke Tanah Suci.

Pada akhir Desember 2014, Gubernur DKI Jakarta itu melepas keberangkatan 30 marbut di DKI Jakarta untuk menunaikan ibadah umrah.

"Tugas marbut ini bukan sembarangan, adalah suatu tugas yang agung dan mulia. Membuat nyaman orang beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan, maka itu kami ingin bapak-bapak untuk berangkat umrah," ujar Ahok di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Selasa 16 Desember 2014 silam.

30 marbut yang akan diberangkatkan umrah itu lolos seleksi dari 3.140 marbut di 300 masjid di Jakarta. Syarat yang harus dipenuhi untuk berangkat umrah di antaranya telah mengabdi selama lebih dari 10 tahun, menguasai 10 surat Alquran, serta bisa menggantikan imam. Rata-rata marbut yang berangkat telah berusia di atas 30 tahun.

Suweha, salah seorang marbut dari Masjid Babu Toyib, Jakarta Utara, mengucapkan terima kasih kepada Ahok yang memberangkatkannya umrah. Dia berharap agar program ini terus diadakan. Sebab, jumlah marbut di Jakata mencapai ribuan orang.

"Sekarang pekerjaan marbut, bukan pekerjaan yang rendah, tapi agung dan mulia. Karena selain kami diberangkatkan umrah, kami juga bisa berbicara di hadapan Pak Gubernur. Namun masih ada ribuan marbut yang menunggu giliran. Kami berharap program ini bisa terus dilanjutkan," harap Suweha.

Ribuan peziarah muslim saat mengumandangkan doa sambil mengelilingi Kakbah selama bulan suci Ramadan di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Rabu (8/6). (REUTERS / Faisal Al Nasser)
Biaya perjalanan umrah ini berasal dari Pemprov DKI yang dihibahkan kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah DKI Jakarta yang juga menyeleksi marbut umrah.

"Pemprov DKI Jakarta menghibahkan dana sebesar Rp 10,1 miliar kepada DMI, di mana Rp 7 miliar dari dana tersebut dialokasikan untuk kepentingan marbut, termasuk upah marbut dan umrah," ujar Asisten Sekda Bidang Kesejahteraan Masyarakat Bambang Sugiyono pada 6 November 2014.

Pada akhir 2015, Ahok juga memberangkatkan umrah 40 marbut. Ketua Dewan Masjid DKI Jakarta Thabroni mengatakan, 40 marbut yang diberangkatkan berasal dari lima wilayah dan kabupaten. Ke-40 orang itu lolos seleksi dari 54 pendaftar.

"Tahun ini kami dapat jatah 40 marbut. Anggarannya Rp 1,8 miliar, cukup besar karena Pak Gubernur nggak mau yang jelek, semua harus bagus mulai dari pesawat dan fasilitas lainnya," kata Thabroni.

Sedangkan pada akhir 2016, Ahok memberangkatkan 50 marbut masjid di DKI Jakarta. Ahok menargetkan seluruh marbut di Jakarta dapat berangkat umrah.

"Yang penting seleksinya benar. Dewan Masjid melakukan seleksi dengan ketat," ujar Ahok.

Syahide berterimakasih pada Ahok karena telah diberi kesempatan untuk umroh oleh Pemprov DKI Jakarta.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Peduli Ahok Berangkatkan Marbut ke Tanah Suci"

Posting Komentar

Apa Komentar Anda?